PERATURAN ORGANISASI

DEWAN PENGURUS PUSAT (DPP) IKATAN SURVEYOR INDONESIA (ISI)

NOMOR : 01/PO/PP/ISI/V/2015

TENTANG

PERATURAN ORGANISASI MENGENAI PROSES PEMBUATAN DAN PERPANJANGAN SURAT KETERANGAN AHLI (SKA), SURAT KETERANGAN TERAMPIL (SKT), DAN POIN CONTINUING PROFESSIONAL DEVELOPMENT (CPD)

 

Menimbang:

  1. Bahwa untuk meningkatkan profesionalisme Surveyor dan menjadikan organisasi ISI semakin lebih baik
  2. Bahwa perlu dibuat peraturan yang lebih detail mengenai tata cara dan proses pembuatan dan atau perpanjangan SKA dan SKT
  3. Bahwa perlu menetapkan poin dari CPD terkait dengan SKA dan SKT

Mengingat:

  1. Anggaran Dasar ISI Pasal 3 butir 5 tentang ISI menjadi asosiasi yang terakreditasi dan berwenang menerbitkan sertifikasi profesi geomatika
  2. Anggaran Rumah Tangga ISI Pasal 16 tentang Badan Sertifikasi Asosiasi (BSA-ISI)

Memperhatikan:

  1. Framework Arrangement for Mutual Recognition on Surveying Qualification di Hanoi, Vietnam, 9 Januari 2009
  2. Keputusan Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 331 Tahun 2013 Tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Kategori Jasa Profesional, llmiah, Dan Teknis Golongan Pokok Jasa Arsitektur Dan Teknik Sipil; Analisis Dan Uji Teknis Golongan Jasa Arsitektur dan Teknik Sipil Serta Konsultasi Teknis YBDI Kelompok Jasa Arsitektur Dan Teknik Sipil Serta Konsultasi Teknis YBDI Sub Kelompok Informasi Geospasial

MEMUTUSKAN

Menetapkan :

  1. Persyaratan pembuatan SKA ISI sebagaimana terlampir pada Lampiran I
  2. Persyaratan perpanjangan SKA ISI sebagaimana terlampir pada Lampiran II
  3. Persyaratan pembuatan dan perpanjangan SKA Ahli Geodesi yang bekerjasama dengan LPJKN sebagaimana terlampir pada Lampiran III
  4. Persyaratan pembuatan SKT ISI sebagaimana terlampir pada Lampiran IV
  5. Persyaratan perpanjangan SKT ISI sebagaimana terlampir pada Lampiran V
  6. Perhitungan poin Continuing Professional Development (CPD) guna terus meningkatkan kompetensi Surveyor sebagaimana terlampir pada Lampiran VI
  7. Untuk perpanjangan dan peningkatan yang belum memenuhi persyaratan di atas sejak berlakunya persyaratan ini dihitung secara proporsional. Untuk Lulusan Tahun 2015, persyaratan berlaku proporsional sejak tanggal 1 Mei 2015
  8. Untuk anggota ISI yang memiliki gelar kesarjanaan sebelum berlakunya keputusan ini dan belum memiliki sertifikat dapat mengajukan sertifikasi sesuai dengan jenjang keahlian yang seharusnya dimiliki selambat-lambatnya 1 (satu) tahun sejak surat keputusan ini dikeluarkan
  9. Surat Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, dengan ketentuan akan diperbaiki apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan

Jakarta, 1 Mei 2015

Ir. Virgo Eresta Jaya, M. Eng. Sc

Ketua Umum


A. LAMPIRAN I – PERSYARATAN PEMBUATAN SKA-ISI DENGAN SUB-BIDANG

  1. Survei Terestris
  2. Hidrografi
  3. Fotogrametri
  4. Penginderaan Jauh
  5. Sistem Informasi Geografis
  6. Kartografi

Al. SKA – Analis Utama

  1. Merupakan anggota biasa ISI
  2. Sarjana S1/S2/S3 Program Studi Survei dan Pemetaan
  3. Memenuhi syarat administrasi dan membayar biaya yang ditetapkan
  4. Lulus asesmen yang ditetapkan oleh ISI
  5. Masa berlaku sertifikat analis utama adalah 2 (dua) tahun

A2. SKA-Ahli Muda

  1. Mempunyai Sertifikat Analis Utama
  2. Minimal telah mendapat 24 CPD Point (minimal 12 point berkaitan dengan bidang keahlian yang diajukan) selama 2 (dua) tahun
  3. Memenuhi syarat administrasi dan membayar biaya yang ditetapkan
  4. Mematuhi etika dan standard professional Surveyor

A3. SKA-Ahli Madya

  1. Mempunyai Sertifikat Ahli Muda yang telah diperpanjang minimal sebanyak 3 kali.
  2. Memenuhi persyaratan CPD minimum tahunan (40 poin) sebanyak 5 (lima) periode tahunan.
  3. Memenuhi syarat administrasi dan membayar biaya yang ditetapkan.
  4. Mematuhi etika dan standard professional Surveyor.

A4. SKA-Ahli Utama

  1. Mempunyai Sertifikat Ahli Madya yang telah diperpanjang minimal sebanyak 3 kali.
  2. Memenuhi persyaratan CPD minimum tahunan (40 poin) sebanyak 5 (lima) periode tahunan.
  3. Memenuhi syarat administrasi dan membayar biaya yang ditetapkan.
  4. Mematuhi etika dan standard professional Surveyor.

B. LAMPIRAN II – PERSYARATAN PERPANJANGAN SKA-ISI

Bl. SKA Ahli Muda/Madya/Utama diperpanjang otomatis setiap 3 (tahun) dengan syarat:

  1. Memenuhi total CPD selama 3 tahun terakhir sebanyak 120 Poin.
  2. Poin CPD setiap tahun tidak lebih kecil dari 20 Poin.
  3. Memenuhi syarat administrasi dan membayar biaya yang ditetapkan.
  4. Mematuhi etika Standard Profesional Surveyor.

B2. Jika tidak memenuhi persyaratan Bl di atas:

  1. Untuk SKA Analis Utama tidak dapat memperpanjang sertifikat secara otomatis .
  2. Untuk SKA Ahli Muda, Ahli Madya, dan Ahli Utama akan diturunkan 1 (satu) tingkatan sertifikasi.

C. LAMPIRAN III – PERSYARATAN PEMBUATAN SKA AHLI GEODESI YANG BEKERJA SAMA DENGAN LPJKN

Syarat Pembuatan dan Perpanjangan Sertifikat

  1. ISI akan memberikan rekomendasi sesuai dengan tahapan jenjang SKA yang berlaku di ISI.
  2. Membayar biaya dan syarat administrasi lain yang ditetapkan oleh LPJKN/LPJKP.

D. LAMPIRAN IV – PERSYARATAN PEMBUATAN SKT-ISI SUB-BIDANG:

  1. Survei Terestris (Optis dan GPS)
  2. Hidrografi
  3. Fotogrametri
  4. Penginderaan Jauh
  5. Sistem Informasi Geografis
  6. Kartografi

D1. SKT

  1. Merupakan anggota muda/biasa ISI.
  2. Harus mengikuti pelatihan yang dilakukan oleh ISI maupun Komwil.
  3. Memenuhi syarat administrasi yang ditetapkan.
  4. Lulus asesmen yang ditetapkan oleh ISI.

D2. Ketentuan Khusus

1.     Peserta yang sudah mendaftar pelatihan dan tidak hadir atau tidak dapat secara penuh mengikuti jadwal yang telah ditetapkan, diberlakukan ketentuan sebagai berikut:

    • (Uang pelatihan tidak dikembalikan jika tidak ada pemberitahuan hingga masa pelatihan berakhir.
    • Dapat mengikuti pelatihan pada batch selanjutnya dengan pemberitahuan minimal 2 (dua) hari sebelum hari pelaksanaan pelatihan.
    • Dapat mengikuti pelatihan batch selanjutnya jika pemberitahuan kurang dari 2 (dua) hari sebelum pelaksanaan pelatihan, dengan membayar biaya sebesar 50% dari Biaya Pelatihan yang telah ditetapkan.

2.    Peserta dapat mengikuti ujian sertifikasi jika:

    • Mengikuti pelatihan minimal 1 (satu) hari dengan keterangan jelas
    • Mengikuti pelatihan batch sebelumnya atau mengikuti pelatihan kembali dengan membayar 50% dari biaya pelatihan.
    • Tidak lulus dalam 2 (dua) kali kesempatan sertifikasi sebelumnya dengan persyaratan mengikuti pelatihan ulang dengan membayar 50% biaya pelatihan yang telah ditetapkan.

E. LAMPIRAN V – PERSYARATAN PERPANJANGAN SKT-ISI

Persyaratan Umum

  1. SKT yang habis masa berlakunya sebelum 1 Januari 2015, wajib mengikuti pelatihan dan ujian sertifikasi
  2. SKT yang diterbitkan pasca 1 Januari 2015, wajib mengikuti CPD minimal 20 (dua puluh) CPD Point dalam 2 tahun dan akan otomatis diperpanjang
  3. Jika dalam 2 (dua) tahun tidak memenuhi persyaratan minimal CPD, harus mengikuti persyaratan pengajuan SKT Baru

Peraturan Organisasi lebih lengkap bisa di download disini

Copyright © 2017 Ikatan Surveyor Indonesia

Log in Anggota ISI

atau    

Lupa Password?