Privatisasi Juru Ukur (Surveyor) Kementerian ATR/BPN Adakan Ujian Seleksi

IMG-20160819-WA0007Yogyakarta-Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional menyatakan baru 45% tanah di Indonesia yang memiliki sertifikat. Proses normal sertifikasi secara menyeluruh diperkirakan membutuhkan waktu tidak kurang dari 50 tahun.

Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil mengemukakan pihaknya akan melakukan percepatan sertifikasi hingga menjadi maksimal 10 tahun.

“Banyak sekali rakyat kita punya tanah tapi tidak punya kepastian hukum. Maka kita akan percepat program melegalisasi aset, kita akan percepat dalam tempo 5-10 tahun mudah-mudahan seluruh publik setiap jengkal tanah akan punya sertifikat,” katanya ketika ditemui di Kompleks Gedung DPR, Selasa (16/8/2016).

Dia mengatakan, kepemilikan sertifikat akan memudahkan warga pemilik tanah untuk mengakses perbankan, baik untuk mengambil kredit usaha rakyat (KUR) atau menggunakannya sebagai jaminan kredit lain. Paling penting, lanjutnya, adalah hak pemilik tanah menjadi terlindungi.

Pada sisa tahun ini, dia menuturkan tidak menargetkan banyak. “Kalau kita hitung, sertifikasi kawasan pantai ditambah itu lebih dikit lagi. Yang saya bilang 45% itu tanah hunian tanah pemilikan tanah perkotaan. Kalau bicara tanah di kawasan hutan yang dijadikan tempat tinggal itu juga harus disertifikasi,” paparnya.

Sofyan menjelaskan kementerian akan menggunakan cara melakukan privatisasi juru ukur. Kementerian ATR/BPN, tuturnya, akan memberikan izin kepada juru ukur tersumpah (Surveyor Berlisensi) sehingga bisa mendukung dan mempercepat program sertifikasi.

Pada periode kepemimpinan Menteri ATR/Kepala BPNRI Sofyan Djalil, baru sekali ini diadakan ujian seleksi calon Surveyor Berlisensi di Kampus STPN Yogyakarta (19/08/2016) dengan peserta ujian hampir 600 (enam ratus) orang, 182 orang diantaranya adalah Sarjana. Mereka yang lulus seleksi akan diberikan lisensi oleh Menteri untuk mensukseskan perhelatan nasional Prona sertifikasi 2000.000 bidang tanah di seluruh Indonesia pada 2017 mendatang. (HW)

Berita Terkait:

http://finansial.bisnis.com/read/20160816/9/575529/sofyan-djalil-hanya-45-tanah-tersertifikasi

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Copyright © 2017 Ikatan Surveyor Indonesia

Log in Anggota ISI

atau    

Lupa Password?